International Conference of Health Polytechnic Surabaya, Seminar Nasional Kesehatan 2015

Font Size: 
Edukasi Pada Ibu Terhadap Stimulasi Tumbuh Kembang Pada Anak 12-59 Bulan Di Kota Mojokerto
Ika Yuni Susanti

Last modified: 2017-07-31

Abstract


Anak sebagai calon generasi penerus bangsa perlu mendapatkan perhatian serius
dari Pemerintah Indonesia. Kualitas pertumbuhan dan perkembangannya perlu ditingkatkan
antara lain  dengan mendapatkan gizi yang baik, stimulasi yang memadai serta
terjangkaunya pelayanan kesehatan yang berkualitas termasuk deteksi dan intervensi dini
penyimpangan tumbuh kembang. Data Kota Mojokerto tahun 2010 terdapat 9.130 sasaran
anak umur 12-59 bulan. Berdasarkan jumlah tersebut 7.034 anak (77,04%) telah
memperoleh pelayanan anak balita sesuai standar. Tujuan penelitian ini mengetahui
pengaruh edukasi pada ibu terhadap pemberian stimulasi tumbuh kembang pada anak balita
di Kota Mojokerto.
Jenis penelitian Quasi-Experimental dengan  rancangan Non-Equivalent Group
Design. Populasi ibu anak umur 12-59 bulan. Sampel kelompok intervensi  dan kontrol
sejumlah 86 ditambah 5% menggunakan Cluster Random Sampling. Variabel bebas
Edukasi pada Ibu dan Variabel terikat Pemberian Stimulasi Tumbuh Kembang pada Anak
Balita. Analisis univariabel menggunakan distribusi frekuensi dan mean, serta bivariabel
menggunakan uji t-test dengan tingkat kemaknaan ρ-value <0,05 dan 95%CI.  
Analisis Uji Paired t-test menunjukkan pemberian stimulasi tumbuh kembang pada anak
balita oleh ibu pada kelompok intervensi memiliki selisih rerata lebih besar (12,27)
dibanding pada kelompok kontrol (4,61). Sedangkan Uji Independent t-test menunjukkan
pemberian stimulasi tumbuh kembang pada anak balita oleh ibu pada kelompok intervensi
dengan kelompok kontrol mempunyai selisih rerata (7,65), 95% CI (6,81-8,49), t-value
(17,88) dan  ρ-value (0,00). Pemberian edukasi pada ibu meningkatkan pemberian stimulasi
tumbuh kembang pada anak balita.  
Kata Kunci: Edukasi, Stimulasi, Anak 12-59 Bulan

Full Text: PDF