International Conference of Health Polytechnic Surabaya, Seminar Nasional Kesehatan 2015

Font Size: 
Asuhan Keperawatan Klien Kusta Dengan Pendekatan Model Transkultural (Kajian Teori)
Dwi Ananto Wibrata, Siti Nur Kholifah

Last modified: 2017-07-28

Abstract


Praktek keperawatan profesional sering mengalami kendala dalam memberikan pelayanan
keperawatan  karena adanya disparitas budaya.  Leininger menggabungkan ilmu antropologi yang relevan
dengan keperawatan. Teori transkultural dalam keperawatan berfokus pada studi perbandingan dan
analisa kebudayaan.
penyakit kusta merupakan penyakit menular yang menimbulkan berbagai konflik yang komplek. Stigma
yang kuat di masyarakat mengakibatkan penderita kusta menarik diri dan enggan berobat. Upaya untuk
menyelesaikan kesenjangan yang ada, perawat sebagai pemberi pelayanan yang profesional harus
memiliki kesadaran dan apresiasi terhadap perbedaan budaya. Pemberian asuhan keperawatan
transkultural dengan pendekatan proses keperawatan merupakan model yang dapat diterapkan pada
penderita kusta. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan perawat meliputi Cultural care
preservation/maintenance, Cultural care accommodation/negosiation, Cultural care
repartterning/restructuring. Evaluasi dilaksanakan untuk mengetahui perubahan perilaku dari klien dan
keluarga. Model transkultural dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan karena perawat akan
mampu melaksanakan asuhan keperawatan sesuai dengan kebutuhan klien kusta.

Kata Kunci: Kusta, Transkultural

Full Text: PDF